Ini adalah
kisah ku, kisah dimana aku bertemu dia yang mencintai ku, mungkin?. Saat itu
hari pertama aku pindahan, keputusan ini ku buat karna rumah familiku lagi
kosong dan tempat kuliah ku dekat dengan tempat kuliah ku.
Karna ini
kali pertama aku pindahan, aku mengabadikan dengan foto selfi di depan rumah
baruku yah walau setatusnya pinjam.
Satu minggu
berlalu, entah hawa dari mana tiba-tiba satu kelas membicarakan tenatang
diriku, sorenya aku berjalan di koridor kampus karna dari situ dekat dengan
tempat parkir, tiba-tiba seorang cewek yang aku suka menanyakan hal yang tak
pernah aku duga.
Apa aku
punya pacar katanya, karna aku merasa aku ini masih jones atau jomblo ngenes
dengan lantan aku bilang tidak. Dia mulai berbicara tentang ku yang selalu
memperhatikannya dan ternyata dia juga menaruh perhatian pada ku, namun ia
tersenyum dan berkata selamat. Aku makin bingung, lantas aku bertanya padanya
selamat untuk apa?
Ia mengambil
HP nya dan memperlihatkan foto profil di Fb ku, sedikit kaget sih, ada seorang
cewek di samping ku. Memang benar aku sempat mengunggah foto selfi ku di depan
rumah untuk jadi foto profil namun se ingat ku tak ada seorang pun di samping
ku.
Hal ini
cukup membuatku merinding dan bingung. Sesampainya aku di rumah aku langsung
istirahat dan menenangkan dikiran ku dulu, dari depan ada seorang yang
memanggil ku, aku sangat kenal suara itu dia tetanggaku yang baru. Ia meminta
izin untuk mengambil barang-barang yang ada di kamar yang terkunci, emang sih
ada satu kamar yang terkunci dan aku gak terlalu memikirkannya udah dapet
tempat aja dah enak.
Lantas tetanggaku
masuk ke ruangan itu dan mengambil beberapa barang dari kamar itu, di samping
tumpukan kardus itu aku menemukan sebuah foto wanita yang cukup cantik. Aku bertanya
siapa gerangan wanita cantik ini dan sepertinya dia se umuran dengan ku. Sungguh
kaget aku, ternyata wanita dalam foto itu adalah anak dari orang yang dulu
menempati rumah ini.
Aku mulai
bertanya-tanya, dari pada bingung aku bertanya langsung pada tetanggaku siapa
di mana wanita ini sekarang dan ceritanya pun di mulai. Aku sangat kaget
ternyata wanita ini sudah tiada dan semenjak itu orang tuanya depresi, setelah
sekian lama akhirnya kluarga mereka memutuskan pindah dan menjual rumah ini
pada familiku.
Sungguh
kasian wanita itu, ia adalah tuna wicara dan tuna rungu namun karan
kecantikannya ia tak tirlahat cacat, saat perjodohannya karna ke cacatannya ia
di hina dan akhirnya ia depresi dan bunuh diri, mungkin ini yang di sebut sudah
jatuh tertimpa tangga. Saat wanita itu bunuh diri, ia meloncat ari candela rumahnya
bruntung mungkin ia jatuh di atap seng rumahnya dan tergelinding jatuh lagi di
teras rumah nya, saat ia sedang merasaakan sakit naasnya seng yang tadi pakunya
bengkok dan copot akhirnya seng itu menimpa lehernya dan putuslah lehernya.
Setelah
mengerti akan cerita itu, aku memeperhatikan foto wanita itu sekali lagi dan
aku mulai teringat dengan foto yang ada di fb ku rasanya kok sama ya. Lantas aku
mgengecek di galeriku untuk memastikannya. Mriniding itu yang aku rasakan
fotoku di samping ku ada seorang wanita tanpa kepala.
Esoknya
aku bergegas untuk pindah tempat, aku memutuskan untuk kos di dekat kampus dan
aku menghapus semua file fotoku di rumah itu. Setelah itu aku mencoba melupakan
kejadian itu walau terkadang aku masih di bayangi oleh nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar